Minggu, 06 Februari 2011

Optimasi Windows Xp

Saat bekerja, sistem komputer akan memakai memory. Itu jelas sekali!
Sering kali sistem komputer membutuhkan RAM lebih dari memory (RAM)
fisik yang dimilikinya. Loh … kalau begitu, komputer bisa macet dong?
Bisa tidak mau bekerja? Jawabnya: tidak juga. Di sinilah peran pagefile
dibutuhkan. Jadi, saat memory kehabisan RAM fisik, ia akan berusaha
membuat apa yang disebut dengan pagefile. Dengan teknologi pagefile
ini, komputer menjadikan sebagian isi disk menjadi memory tambahan.
Jadi, memang kehadiran pagefile agak sulit untuk kita tolak… ☺
Singkat kata, Pagefile dibutuhkan saat komputer kita membutuhkan
tambahan RAM. Itu teorinya! Namun, pada kenyataannya dalam
bekerja, Windows akan selalu berusaha membuat pagefile secara
“natural”. Artinya, biar memory fisik kita bersisa banyak, Windows tetap
akan memakai pagefile dalam bekerja. Menurut beberapa rumor, ada
yang bilang bahwa 12 MB Virtual Memory harus selalu ada untuk sistem
operasi tanpa mempedulikan jumlah RAM yang ada. Katanya sih karena
Windows didesain untuk melakukan “dump” memory sistem ke pagefile
jika terjadi masalah crash (kerewelan sistem). Okelah! Apa pun itu, ini
sekadar info saja. Yang jelas Windows tetap akan memakai pagefile,
biarpun kita mempunyai memory yang cukup banyak tersisa. Titik… /
Oke, kita kembali ke permasalahan. Jadi, dapat dikatakan secara kasar
bahwa Pagefile adalah file temporer yang ada pada hard disk yang
dipakai oleh sistem operasi untuk melakukan pertukaran (swap) dari 52
memory ke hard disk dalam rangka membebaskan memory dari program
yang sedang dijalankan.
Definisi yang rumit bukan? hahaha … ☺ Jadi, data program yang tidak
muat pada memory komputer, akan disimpan pada file temporer, yang
lebih ngepop disebut dengan paging file.

6.1 Membaca Tab Performance Task Manager
Untuk dapat menentukan paging file dengan pas, mau tidak mau kita
harus mencari tahu berapa memory yang kita pakai, dan berapa banyak
yang tersedia pada disk. Dan cara tergampang untuk mengetahui hal itu,
kita dapat memakai program yang telah disediakan Windows, yaitu Task
Manager.
Untuk mengaktifkan Task Manager, tekan kombinasi tombol
ctrl+alt+del. Atau lakukan klik kanan pada taskbar dan memilih Task
Manager. Jendela Task Manager akan tampil. Klik tab Performance.

Perhatikan gambar di atas. Ada beberapa komponen informasi yang
dapat kita cermati. Kita tidak akan detail-detail amat. Pusing dan
membosankan. Asal tahu saja, ya? Jika Sampeyan ingin info yang lebih
dalam, coba amati sendiri.
Komponen informasi yang ada pada tab Performance adalah sebagai
berikut.

* CPU Usage
Grafik yang menunjukkan waktu yang dibutuhkan prosesor dalam
bekerja. Ditampilkan dalam persen.
Jadi, konter ini adalah indikator dari kegiatan prosesor pada saat ini.
Jika prosesor kita sedang sibuk bekerja, maka indikator akan naik. Dan
dapat dipastikan komputer akan berjalan dengan lambat. Pada contoh
adalah 15%. Emm… nggak terlalu sibuk… ☺

* CPU Usage History
Fungsi indikator ini untuk melihat sejarah pemakaian CPU. Ditampilkan
dalam bentuk grafik. Tampilan grafik bergantung pada setting-an pada
Update speed dalam menu View.
High = dua kali per detik
Normal = satu kali per dua detik
Low = satu kali dalam 4 detik
Pause = tidak di-update

* PF Usage
Jumlah paging file (PF) yang dipakai oleh sistem. Jika komputer mendekati
memory maksimum, kita dapat meningkatkan ukuran page file. (Ini yang
sebetulnya yang sedang kita bahas.) Pada gambar di atas adalah
153 mb.


* Page File Usage History
Grafik untuk menunjukkan jumlah dari pagefile yang telah digunakan.
Grafik ini juga terpengaruh dengan setting-an update speed pada menu
View.

* Totals
Bagian ini akan memberikan informasi tentang jumlah total handles,
threads, dan processes yang sedang dijalankan oleh komputer.

Handles adalah suatu nilai yang dipakai untuk
mengidentifikasi secara unik suatu resource, seperti suatu
file atau mungkin suatu key registry. Dengan handle ini,
suatu program dapat memakainya. Pada contoh ini,
handles yang aktif adalah 5074.

* Threads. Suatu objek dalam suatu proses yang menjalankan instruksi
program.

* Processes. Mewakili suatu executable program yang sedang aktif,
seperti Windows Explorer, atau suatu servis Windows. Seperti Task
Manager. Pada contoh, processes yang aktif ada 22. Artinya, ada
22 program atau servis yang sedang aktif.


* Commit Charge (K)
Pada kelompok Commit Charge akan terdapat beberapa info. Total
adalah memory yang dialokasikan untuk program dan sistem operasi.
Oleh karena memory dikopi ke paging file, (sering disebut juga dengan
nama virtual memory), maka nilai Peak dapat melebihi dari ukuran
maksimum memory fisik.
Nilai total adalah sama dengan yang digambarkan dalam grafik Page
File Usage History. Kita akan bahas lebih jauh lagi nanti, tentang
masalah ini. Pada contoh, Total adalah 156932, limit 492368, dan
peak 173104. 55

* Physical Memory (K)
Mewakili total physical memory (disebut juga dengan RAM) yang
terpasang pada komputer. Pada contoh adalah 309896.
Available mewakili jumlah memory bebas yang masih bisa dipakai.
Pada contoh adalah 309896.
System Cache menunjukkan physical memory saat ini yang dipakai
untuk map paged (paging file) file yang terbuka (dipakai). Pada contoh
adalah 386336.

* Kernel Memory (K)
Total adalah memory yang dipakai oleh sistem operasi kernel dan
device driver. Pada contoh adalah 48908.
Paged adalah memory yang dapat dikopi ke paging file, oleh karena itu
dapat membebaskan memory fisik. Memory fisik (RAM) yang telah
dibebaskan, kemudian dapat dipakai oleh sistem operasi untuk aktivitas
lain. Pada contoh adalah 39724.
Nonpaged adalah memory yang tetap harus ada (resident) di memory
fisik dan tak dapat dikopi ke paging file. Pada contoh adalah 9184.
Itulah sedikit info ringkas dari tab Performance. Singkat saja ya?... Biar
bingung, maksudnya hehehe ☺

6.2 Berapa Besar Ukuran Pagefile yang Ideal?
Jika sistem komputer memakai memory melebih kapasitas RAM yang
ada, artinya sistem telah memakai pagefile. Secara “natural”, Windows
XP akan selalu memakai pagefile “standar”. Saat kita membuka aplikasi
atau membuat data, pagefile biasanya akan dibuat oleh Windows.
Oleh karena banyaknya aplikasi dan data yang kita buka, jika dengan
pagefile “standar” tersebut komputer masih bekerja terlalu berat, maka
saatnya kita membuat pagefile tambahan.
Untuk menentukan pagefile tambahan yang pas, kita harus melakukan
pengawasan pada sistem komputer kita dan melihat berapa banyak RAM 56
dan virtual memory (pagefile) yang dipakainya. Untuk memantau ke-
giatan memory ini, kita tentu saja dapat memanfaatkan task manager.
Kita telah belajar membaca task manager bukan?
Panggillah Task Manager. Klik tab Performance. Kemudian pakai-
lah atau lakukan pekerjaan sampeyan yang paling optimal. Misalnya
membuka Word, mendengarkan lagu, memakai program-program yang
biasa dipakai, dan lain-lain. Pokoknya, pada kondisi “full tempur” yang
biasa kita lakukan.
Perhatikan ukuran terbesar sistem komputer yang pernah terjadi (dipakai)
oleh sistem saat aktivitas optimal kita lakukan. Amati selama beberapa
hari bila perlu (1 minggu misalnya).

Lalu pertanyaannya, bagaimana kita bisa mengetahui ukuran terbesar
dari memory yang dipakai? Entahlah … saya juga tidak tahu … ☺ ndak
ding… nanti saya sampeyan gebukin. Caranya, perhatikan bagian 57
Commit Charge, bagian inilah yang wajib kita amati untuk menen-
tukan pagefile. Akan terdapat tiga info pada bagian ini.
Jika kita amati, pada bagian ini tampilan datanya dalam “K” (kilobyte),
tidak dalam “MB” (megabyte). Sebagai pengingat, 1024 K = 1 MB.

* Total
Bagian ini akan mengacu ke jumlah total sistem memory. Artinya,
memory fisik plus virtual pada saat ini (saat aktivitas kita sedang ber-
langsung). Pada gambar terlihat bahwa pemakaian totalnya adalah
sebesar 156.932 K (156932/1024 = 153 Mb).

* Limit
Bagian ini menunjukkan memory limit sistem atau bahasa bodohnya … ☺
jumlah RAM ditambah dengan jumlah virtual memory (pagefile) yang
telah kita alokasikan. Pada gambar terlihat bahwa datanya adalah
sebesar 492.368 K (492368/1024 = 480 Mb).

* Peak
Adalah total pemakaian tertinggi dari sistem memory pada saat ini. Jika
angka Peak lebih besar daripada Limit, kita dalam masalah kekurangan
memory. Kita butuh tambahan virtual memory. Pada gambar terlihat
bahwa nilai Peak yang terjadi adalah sebesar 173.104 K
(173104/1024 = 169 Mb).
Jika nilai peak yang dibutuhkan tidak pernah mendekati jumlah memory
yang tersedia pada Limit, maka secara teori kita dapat melupakan
penambahan pagefile… ☺
Artinya, jika memory yang ada pada komputer selalu mencukupi kebu-
tuhan kita, maka tambahan pagefile yang kita buat akan sia-sia saja
karena tidak pernah akan disentuh oleh sistem.
Untuk amannya (saya sarankan begitu…), lebih baik kita tetap mende-
finisikan pagefile tambahan. Sekadar untuk berjaga-jaga, eh…. siapa
tahu Windows akan bekerja ekstra keras dan tiba-tiba membutuhkan
tenaga memory cadangan. Ukuran standar aman, yang bisa dipakai
adalah 1,5 kali jumlah system memory. Artinya, jika memory komputer 58
adalah 512 mb, maka ukuran ideal dari page file adalah 1,5 x 512 mb
= 768 mb. Jadi, ukuran pagefile yang seharusnya dibuat adalah
768 mb.

6.3 Swap Ideal?
Pemakai Linux selalu mengandalkan pada partisi disk yang dikhususkan
untuk swap. Dengan cara tersebut, swap tidak pernah mengalami frag-
mentasi. Kita pemakai Windows alangkah baiknya jika memakai pen-
dekatan yang sama dengan Linux. … ☺
Jadi, kita sediakan suatu partisi yang dikhususkan untuk menangani swap
file. Mungkin ukurannya sebesar 1 gb. Jika komputer kita telanjur terisi
dengan system, maka kita dapat memakai jasa program semacam
“partition magic” untuk membuat partisi baru.
Yang perlu dicermati pula, kita tidak perlu melakukan format untuk partisi
swap dengan type file system yang serius, seperti NTFS atau FAT32. Pilih
saja FAT16 karena ia bekerja lebih cepat dibanding kedua jenis system
tersebut.
Loh… berani pakai FAT16? Itu ‘khan system “kuno”? Memang! Tapi
karena partisi swap hanya akan menyimpan satu file saja, maka masalah
“ukuran cluster” tidak begitu menjadi masalah. Terus, untuk masalah fitur
keamanan sistem NTFS, tentu saja tidak kita butuhkan. Bikin pusing
komputer saja… ☺ Kecuali jika kita memang seorang yang paranoid
dalam mengamankan data .. ☺ atau bekerja untuk instansi yang suka
main rahasia-rahasia-an semacam BIN mungkin… hehehe ☺
Selanjutnya, setelah membuat satu partisi khusus, kita atur swap file
dengan fitur Performance Options. Caranya? Klik Start. Pilih Control
Panel. bersambung....

Selasa, 01 Februari 2011

tips browsing agar lebih cepat


Saat kita sedang internetan, kita pasti tahu istilah browsing. Nah ada sebuah tip agar kita browsing lebih cepat, dalam komputer yang menggunakan OS windons XP Prof atau Windows Home Edition.

Dalam windows terdapat yang namanya QoS yang bernama lengkap Quality of Servis disediakan dengan tujuan untuk memastikan jaringan Anda bekerja dengan baik. Tapi kenyataannya itu tidak begitu berguna tetapi yang pasti dapat memakan sampai 20% dari bandwidth Anda. Anda dapat mencoba dan melihat perbedaannya ketika QoS dimatikan.

Langkah langkah untuk mematikan QoS yaitu sebagi berikut:

1. Klik Start, kemudian Run.
2. Ketik “gpedit.msc” di dalam kotak isian, kemudian tekan enter.
3. Dalam Local Computer Policy, klik tanda plus pada Computer Configuration, kemudian klik lagi di Administrative Templates.
4. Klik tanda plus pada Network dan pilih QoS Packet Scheduler.
5. Pada bagian kanan kotak, double-click pada Limit Reservable Bandwidth.
6. Pada Settings, pilih Enabled.
7. Pada kotak Bandwidth Limit %, gantikan isinya jadi 0%. (Jangan biarkan kosong isinya)
8. Klik OK.
Untuk Windows Home Edition
1. Klik Start dan kemudian pilih Settings.
2. Pilih Control Panel, dan buka Network Connections
3. Klik kanan pada Local Area Connection dan pilih Properties.
4.Pada tab General, hilang tanda centang pada QoS.